Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

BEKERJA DENGAN NURANI ?

Mata hanya terus bisa melihat Mulut hanya terus berkata Tangan hanya terus menulis dan mengetik Kaki hanya terus melangkah Telinga juga masih saja mendengar Nafas pun mengalir tak lagi memiliki irama Tak peduli polusi apa yang telah meracuninya Pikiran hanya terus memforsir, menginterpretasi setiap arti, dan mencari makna dari tiap ilusi Hingga akhirnya lelah menjadi teman di malam sepi Jenuh menjadi tamu yang datang silih berganti dan keluhan hanya jadi sahabat yang menemani Namun apakah nurani masih merasa Merasakan arti dari setiap gerakan raga ataukah jiwa dan raga tak lagi berintegrasi dalam satu ruang Bagai robot yang dicipta tuk berproduksi Hingga akhirnya diri menyadari Apakah arti keringat dan perasan otak selama ini? Hanyakah demi sodoran misi yang tak tahu arah