Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

MENUJU MANUSIA SEPEREMPAT ABAD

Di balik jendela kereta sore ini Aku menatap hamparan bukit kapur, jembatan dan rerumputan hijau terbentang didepanku Begitu banyak cerita yang ingin kubagi denganmu Tapi sayang tak kudapati dirimu disampingku Hanya sekerumunan orang   lainyang sekejap datang dan pergi tanpa aku kenal Lalu aku berusaha mengusir sepiku Dengan menggali dalam ingatan tentang suatu masa Saat kita sedang berbincang   hangat ditemani kopi tubruk Bali Kintamani kesukaanmu dan es kopi susu favoritku Aku mulai bertanya dengan pelan padamu Sayang, apakah kamu bahagia dengan hidupmu saat ini? Kulihat kau dengan yakin mengangguk dan mengatakan ‘iya’ Tampak jelas kejujuranmu saat kulihat kedua bola matamu yang berbinar menatap lekat padaku Kemudian kau berbalik melemparkan pertanyaan yang sama padaku Apakah aku bahagia dengan hidupku? Mulutku seakan tertutup rapat sekian detik Hingga aku berusaha menjawabmu dengan sebuah senyuman Bukan aku tak bahagia Bukan pula aku sedang