Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Kisah Sang Supir Kopaja dan Seorang Kernet Dadakan

Selasa, 5 Januari 2015 Pagi ini saya berangkat ke kantor seperti biasa dengan menggunakan kopaja jurusan Blok M-Tanah Abang. Beberapa saat saya telah duduk di dalam kopaja, saya mulai bingung karena tidak ada kernet yang menarik uang bayaran. Kemudian saya melihat ada seorang perempuan yang menyerahkan dua lembar uang dua ribuan kepada sang supir kopaja. Akhirnya saya mengikuti langkah perempuan tersebut untuk menyerahkan uang bayaran kepada sang supir. Sesaat kemudian, saya mulai berpikir apabila kopaja ini mulai ramai, bukankah akan semakin sulit bagi para penumpang untuk membayar dan juga sulit untuk supir memeriksa apakah semua penumpang telah membayar. Bisa saja ada penumpang yang berbohong dan dapat menikmati fsilitas kopaja tanpa membayar. Ah, semoga saja tidak ada masyarakat yang seperti itu. Kasihan sekali negara ini jika semua masyarakat dari kalangan pejabat hingga rakyat biasa sudah memiliki mental korup. Memasuki Jalan Sudirman, kondisi kopaja sudah penuh